#nikahmudaH

proudly present : [LIVE WEBINAR] • Konflik Rumah Tangga (Praktis)

Konflik Rumah Tangga? Selesaikan Tanpa Saling Melukai.



Dalam 2,5 jam kamu pulang bawa Protokol MRT 7 Langkah + Script 10 Kalimat untuk meredakan konflik dan mengambil keputusan kecil yang nyata.
-

Webinar live via Zoom — Sabtu, 14 Februari 2026 | 09.30–12.00 WIB Speaker : Ustadz Ali Hasan Bawazier | Hanif Reksoprodjo

Dipandu Zahid Samosir

Apa yang didapat setelah webinar :
  • Paham 3 batas yang wajib dijaga saat konflik (biar nggak kebablasan).
  • Bisa pakai Protokol MRT 7 langkah untuk menyelesaikan 1 masalah sampai tuntas.
  • Dapat 2 alat praktis: giliran bicara (tanpa interupsi) + “fakta vs tafsir” (biar nggak asumsi).
  • Pulang bawa naskah kalimat (script) yang bisa langsung dipakai setelah webinar.
DAFTAR WEBINAR (AMANKAN SEAT)


🎟️- Rp149.000

untuk 50 pendaftar pertama → setelah itu Rp199.000
Nggak bisa live? Ada rekaman 14 hari. Link Zoom dikirim otomatis setelah pembayaran.



Jika berhalangan, bisa akses rekaman.

Webinar ini buat kamu yang capek konflik tapi nggak mau hubungan rusak.

-
Cocok untuk :



  • Konflik sering berulang dan ujungnya selalu sama: diam, marah, atau saling sindir.
  • Kamu pengen komunikasi yang lebih tertata tanpa mengorek luka lama.
  • Baru nikah / sudah nikah / mau nikah—tapi pola konflik sudah mulai kelihatan.



Kurang cocok untuk :



  • Yang sedang mencari pembenaran untuk menyalahkan pasangan.
  • Yang mau “win” di atas pasangan, bukan membangun solusi.
  • NPD yang selalu ngerasa bener

Diwebinar Ini Kamu Akan Belajar Mindset : "Kesepakatan aman dulu. Baru bahas masalah"

-
Tujuan kita bukan menang. Tujuan webinar kali ini kita bisa selesai—tanpa zalim.

Aturan 3 Larangan Saat Konflik:



  1. Menghina/merendahkan (label, ejek, “kamu selalu…”)
  2. Membongkar aib (ngungkit masa lalu buat menyerang)
  3. Ancaman cerai jadi senjata (buat menekan, bukan menyelesaikan)



Output peserta: Paham batas yang nggak boleh dilanggar, bahkan saat emosi.

Kamu Juga Akan Pelajari 3 fondasi yang bikin konflik nggak jadi perang.

  • Rumah harus jadi tempat aman, bukan arena perang.
  • Kerjasama, bukan transaksi: “aku vs kamu”.
  • Stop asumsi → mulai klarifikasi: fakta vs tafsir.



Catatan : Materi akan disampaikan dengan contoh sehari-hari dan bahasa yang mudah.

Protokol MRT 7 Langkah (bisa dipakai setelah webinar ini)

  • Pause (cooldown) — stop dulu sebelum kata-kata jadi senjata

  • Sepakati tujuan — “kita mau selesai, bukan menang”

  • Definisikan masalah 1 kalimat — jangan borong semuanya

  • Giliran bicara — satu ngomong, satu nyimak (tanpa interupsi)

  • Klarifikasi fakta vs tafsir — bedakan kejadian vs asumsi

  • Pilih 1 keputusan kecil — tindakan yang realistis, bukan janji besar

  • Tutup dengan komitmen & evaluasi — kapan dicek lagi, indikatornya apa

Yang kamu dapat (file siap pakai)



  • Protokol MRT 7 langkah (1 halaman)
  • Worksheet konflik (1 halaman)
  • Script 10 kalimat (1 halaman)
  • Rekaman 14 hari
Bonus teaser eBook (tanpa detail langkah):
  • 1 halaman “Peta 11 alat & kapan dipakai” (preview)

Detail Acaranya :

Webinar live via Zoom — Sabtu, 14 Februari 2026 | 09.30–12.00 WIB

Speaker : Ustadz Ali Hasan Bawazier | Hanif Reksoprodjo

Dipandu Zahid Samosir



Investasi

Early Seat (50 orang pertama):

Rp 149.000


Regular: Rp199.000

Nama
Profesi
Mohon dipilih
No. WhatsApp Aktif
Status :
Menikah
Belum Menikah
Cerai
`Pesan Tiket Webinar

F. A. Q :

Q: Saya sudah nikah / baru nikah. Masih cocok?
A: Cocok. Karena materi ini bukan tentang “status”, tapi tentang cara menyelesaikan konflik: menahan kata-kata yang merusak, merapikan komunikasi, dan mengambil keputusan kecil yang bisa dieksekusi. Banyak pasangan justru butuh protokol ini setelah menikah karena konflik nyata baru muncul saat hidup bareng.






Q: Kalau konflik saya sudah berat dan berulang?
A: Webinar ini memberikan 1 protokol inti + 2 alat yang aman dan bisa langsung dipakai. Untuk kasus berat/berulang, kamu butuh SOP yang lebih lengkap—itu yang dibahas di eBook (11 alat + dalil + takhrij + tugas).